Friday, 11 July 2008

polri oh polri... lagi.

polri oh polri... cq. polda metro jaya ...

beberapa waktu lalu terjadi demontrasi mahasiswa menolak kenaikan harga BBM, yang mengatasnamakan "rakyat". seperti sudah di duga banyak orang sebelumnya, demo itu berakhir ricuh dan terlihat anarkis. mahasiswa dan polisi saling lempar batu seperti tawuran massal orang-orang yang kurang pendidikan. mahasiswa menilai polisi bertindak terlalu represif, sementara (pembelaan) polisi hanya mengimbangi dan mencegah anarki agar tidak meluas kemana-mana.

beberapa aktifis yang secara langsung terlibat dalam demo anarki dan yang diduga mendalangi aksi itu oleh polisi ditangkap. dan dijerat dengan pasal merusak fasilitas umum dan berlaku anarki. secara pribadi saya menilai, kalau memang benar terbukti secara hukum aksi itu di tunggangi oleh pihak lain, 100% saya mendukung tindakan polisi ini. dan saya juga mendukung 100% mahasiswa yang melakukan perusakan-perusakan fasilitas umum itu, ditindaktegas. namun begitu, polisi juga harus bisa memberikan bukti-bukti kongkrit kepada masyarakat tentang dugaanya itu. dan jangan dipolitisir. karena selama ini polri terkenal dengan AHLI REKAYASA, khususnya terkait dengan pencidukan para aktifis dan pelaku teror. (hanya untuk memuaskan publik & agar polri tidak dipandang gagal dalam tugas).

polda metro jaya kemaren menetapkan DPO dari 6 aktifis mahasiswa yang sekali lagi DIDUGA terlibat dalam aksi kerusuhan di depan gedung DPR, LEMBAGA TERKORUP negeri ini, beberapa waktu lalu.

yang menjadi persoalan adalah pengumuman di Media massa dan elektronik DPO yang BELUM TERBUKTI secara hukum melanggar undang-undang. ini suatu hal yang terlalu dipaksakan dan buru-buru. dan justru POLDA METRO JAYA itu sendiri yang bisa dikatakan telah MELANGGAR HUKUM. karena tidak melalui mekanisme ASAS PRADUGA TIDAK BERSALAH yang menjadi hak para aktifis tersebut. alat bukti belum ada dan pengadilan belom juga menetapkan status hukum DPO itu, tapi POLDA METRO JAYA SUDAH BERANI MELANGKAH LEBIH JAUH. DENGAN SECARA SEPIHAK MEMVONIS BAHWA keenam DPO itu bersalah.

bagaimana mungkin masyarakat mau respek dan percaya pada polri kalau tindakannya SERAMPANGAN.

POLRI SEGERALAH BENAHI DIRIMU... BERIKANLAH YANG TERBAIK UNTUK NEGERI TERCINTA INI... POLRI SERULAH PADA ANGGOTAMU AGAR MENINGKATKAN KEBERPIHAKAN KEPADA RAKYAT...DAN JANGAN MATA DUITAN...



No comments:

Post a Comment