sudah banyak calon-calon presiden yang ingin memperebutkan posisi RI-1 dalam pemilu 2009 mendatang, namun seperti yang kita ketahui, sebagian diantara mereka kurang memenuhi kriteria dan banyak kalangan meragukan kemampuan mereka. tapi, bagaimanapun juga mereka adalah bagain dari rakyat yang mempunyai kesamaan hak untuk mencalonkan diri menjadi pemimpin negeri ini.
jika calon-calon presiden itu kini telah memproklamirkan diri dan banyak terekspose media massa, namun tidak demikian dengan cawapresnya. cawapres akan muncul beberapa saat sebelum pilpres dilaksanakan. sebagaimana kita ketahui bahwa peran cawapres yang digandeng oleh wapres sangat menentukan dalam beberapa pilpres pasca reformasi. dan siapapun mereka (capres), sepopuler apapun capres itu jika pasangan yang dirangkulnya tidak bisa mengakomodir banyak suara rakyat atau tidak merepresentasikan parpol tertentu, dengan basis massa signifikan akan mengalami kesulitan mendulang suara.
rakyat saat ini sedang mereka-reka dan menunggu siapakah capres-cawapres mendatang. mungkin terlalu dini jika saya memaparkan capres-cawapres di sini. namun tidak ada salahnya bila saya mewacanakannya.
jika boleh berandai-andai saya akan mencoba menyusun skenario capres-cawapres, yang saya mulai dari capres-cawapres terkuat hingga terlemah.
1. Susilo Bambang Yudhoyono - Megawati
jika keduanya bisa dipasangkan, (walau prosentase sangat kecil, nyaris tidak ada peluang)- maka saya pikir ini akan menutup kemungkinan menang bagi capres-cawapres lain. semua orang sudah mengetahui, keduanya adalah tokoh nasional dengan basis massa besar dan mempunyai fanatisme tinggi.
2. Susilo Bambang Yudhoyono-Sri Sultan Hamengku Buwono X
data survey jajak pendapat yang dilakukan oleh indobarometer, menunjukkan pasangan ini memperoleh suara terbanyak dibandingkan dengan pasangan-pasangan lain. walau survey itu tidak bisa dijadikan patokan. namun ini menunjukkan bahwa masyarakat masih percaya dengan kinerja SBY. kemampuannya membongkar borok-borok korupsi dan pelanggaran HAM, yang tidak dipunyai oleh presiden lain era reformasi, menjadi pertimbangan tersendiri dari masyarakat. sementara kharisma dan jiwa kepemimpinan Sri Sultan HB X bisa mengobati kerinduan masyarakat akan kebutuhan pengayoman dan pembelaan dari seorang pemimpin terhadap rakyat jelata. oleh sebab itu pasangan ini pantas menempati urutan ke-2.
3. Susilo Bambang Yudhoyono-Hidayat Nurwahid
pengalaman dan popularitas keduanya tidak diragukan lagi. gaya kepemimpinan yang khas dan berkarakter, tidak bisa disangkal lagi, banyak pemilih dan parpol (khususnya parpol kecil menengah dan baru) yang akan mendukungnya jika pasangan ini calonkan. pasangan ini juga bisa merepresentasikan pluralitas dan nilai religius bangsa ini mengikat keduanya berasal dari partai nasionalis dan partai bernuansa agamis.
4. Sri Sultan HB X - Megawati
bisa jadi pasangan ini mempunyai peluang besar mengingat popularitas "Raja Jogja" ini sedang meningkat akhir-akhir ini. rakyat juga menginginkan adanya figur baru yang bisa diandalkan, dan Sri Sultan HB X mempunyai kriteria itu. perpaduan figur Kanjeng Sultan dan Megawati dengan massa PDIP-nya akan menjadi kekuatan yang tidak terduga.
5. Susilo Bambang Yudhoyono-Habibie
jika kewibawaan, kredibilitas dan sikap moral yang kuat dipadukan dengan teknologi tinggi yang dibangun dia atas nilai-nilai religi, maka akan tercipta kekuatan dahsyat. kita tunggu saja bila tanggal mainnya.
6. Susilo Bambang Yudhoyono-Amien Rais
jika saja Amien Rais mau sedikit menurunkan egonya bukan tidak mungkin pasangan ini akan bisa meraih banyak simpati rakyat.
7. Susilo Bambang Yudhoyono - Prabowo Subiyanto
walau keduanya militer, namun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk memilih mereka. mengingat saat ini khususnya Prabowo Subiyanto mempunyai kedekatan psikologis yang tidak bisa diremehkan dengan para petani.
8. Susilo Bambang Yudhoyono-Yusril Ihza Mahendra
walau pasangan ini sangat riskan, namun bukan berarti tanpa peluang. dan merakan akan menjadi kuda hitam dalam pilpres nanti, jika benar-benar dicalonkan.
9. Megawati - Yusuf Kalla
jika golkar mau "memberi maaf" atas intrik-intrik politisi PDIP yang cenderung menyudutkan, pasangan ini juga akan menjadi momok bagi pasangan lain. namun hal itu tidak akan berpengaruh andai calon lain semisal SBY-disandingkan dengan Sri Sultan HB X. PDIP dan Golkar memang partai besar namun rakyat sudah bisa belajar dari pengalaman dan pola pikir mereka juga semakin kritis. maka itu pasangan ini tepat jika menempati urutan ke-9.
10. Megawati - Sri Sultan HB X
megawati memang anak dari seorang Presiden Terbaik yang pernah memimpin bangsa ini, namun pengaruh itu saja belumlah cukup. ini berarti dia harus bisa memperbaiki diri dan mengasah kemampuannya. jika pasangan ini bener-bener terjadi dan mampu meraih suara terbanyak, adalah kejutan yang luar biasa...
11. Megawati-Wiranto
kaum abangan dan keluarga pensiunan akan memback-up mereka. disamping itu saat ini hanura juga mulai bisa diandalkan untuk meraih suara kaum marjinal.
jika calon-calon presiden itu kini telah memproklamirkan diri dan banyak terekspose media massa, namun tidak demikian dengan cawapresnya. cawapres akan muncul beberapa saat sebelum pilpres dilaksanakan. sebagaimana kita ketahui bahwa peran cawapres yang digandeng oleh wapres sangat menentukan dalam beberapa pilpres pasca reformasi. dan siapapun mereka (capres), sepopuler apapun capres itu jika pasangan yang dirangkulnya tidak bisa mengakomodir banyak suara rakyat atau tidak merepresentasikan parpol tertentu, dengan basis massa signifikan akan mengalami kesulitan mendulang suara.
rakyat saat ini sedang mereka-reka dan menunggu siapakah capres-cawapres mendatang. mungkin terlalu dini jika saya memaparkan capres-cawapres di sini. namun tidak ada salahnya bila saya mewacanakannya.
jika boleh berandai-andai saya akan mencoba menyusun skenario capres-cawapres, yang saya mulai dari capres-cawapres terkuat hingga terlemah.
1. Susilo Bambang Yudhoyono - Megawati
jika keduanya bisa dipasangkan, (walau prosentase sangat kecil, nyaris tidak ada peluang)- maka saya pikir ini akan menutup kemungkinan menang bagi capres-cawapres lain. semua orang sudah mengetahui, keduanya adalah tokoh nasional dengan basis massa besar dan mempunyai fanatisme tinggi.
2. Susilo Bambang Yudhoyono-Sri Sultan Hamengku Buwono X
data survey jajak pendapat yang dilakukan oleh indobarometer, menunjukkan pasangan ini memperoleh suara terbanyak dibandingkan dengan pasangan-pasangan lain. walau survey itu tidak bisa dijadikan patokan. namun ini menunjukkan bahwa masyarakat masih percaya dengan kinerja SBY. kemampuannya membongkar borok-borok korupsi dan pelanggaran HAM, yang tidak dipunyai oleh presiden lain era reformasi, menjadi pertimbangan tersendiri dari masyarakat. sementara kharisma dan jiwa kepemimpinan Sri Sultan HB X bisa mengobati kerinduan masyarakat akan kebutuhan pengayoman dan pembelaan dari seorang pemimpin terhadap rakyat jelata. oleh sebab itu pasangan ini pantas menempati urutan ke-2.
3. Susilo Bambang Yudhoyono-Hidayat Nurwahid
pengalaman dan popularitas keduanya tidak diragukan lagi. gaya kepemimpinan yang khas dan berkarakter, tidak bisa disangkal lagi, banyak pemilih dan parpol (khususnya parpol kecil menengah dan baru) yang akan mendukungnya jika pasangan ini calonkan. pasangan ini juga bisa merepresentasikan pluralitas dan nilai religius bangsa ini mengikat keduanya berasal dari partai nasionalis dan partai bernuansa agamis.
4. Sri Sultan HB X - Megawati
bisa jadi pasangan ini mempunyai peluang besar mengingat popularitas "Raja Jogja" ini sedang meningkat akhir-akhir ini. rakyat juga menginginkan adanya figur baru yang bisa diandalkan, dan Sri Sultan HB X mempunyai kriteria itu. perpaduan figur Kanjeng Sultan dan Megawati dengan massa PDIP-nya akan menjadi kekuatan yang tidak terduga.
5. Susilo Bambang Yudhoyono-Habibie
jika kewibawaan, kredibilitas dan sikap moral yang kuat dipadukan dengan teknologi tinggi yang dibangun dia atas nilai-nilai religi, maka akan tercipta kekuatan dahsyat. kita tunggu saja bila tanggal mainnya.
6. Susilo Bambang Yudhoyono-Amien Rais
jika saja Amien Rais mau sedikit menurunkan egonya bukan tidak mungkin pasangan ini akan bisa meraih banyak simpati rakyat.
7. Susilo Bambang Yudhoyono - Prabowo Subiyanto
walau keduanya militer, namun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk memilih mereka. mengingat saat ini khususnya Prabowo Subiyanto mempunyai kedekatan psikologis yang tidak bisa diremehkan dengan para petani.
8. Susilo Bambang Yudhoyono-Yusril Ihza Mahendra
walau pasangan ini sangat riskan, namun bukan berarti tanpa peluang. dan merakan akan menjadi kuda hitam dalam pilpres nanti, jika benar-benar dicalonkan.
9. Megawati - Yusuf Kalla
jika golkar mau "memberi maaf" atas intrik-intrik politisi PDIP yang cenderung menyudutkan, pasangan ini juga akan menjadi momok bagi pasangan lain. namun hal itu tidak akan berpengaruh andai calon lain semisal SBY-disandingkan dengan Sri Sultan HB X. PDIP dan Golkar memang partai besar namun rakyat sudah bisa belajar dari pengalaman dan pola pikir mereka juga semakin kritis. maka itu pasangan ini tepat jika menempati urutan ke-9.
10. Megawati - Sri Sultan HB X
megawati memang anak dari seorang Presiden Terbaik yang pernah memimpin bangsa ini, namun pengaruh itu saja belumlah cukup. ini berarti dia harus bisa memperbaiki diri dan mengasah kemampuannya. jika pasangan ini bener-bener terjadi dan mampu meraih suara terbanyak, adalah kejutan yang luar biasa...
11. Megawati-Wiranto
kaum abangan dan keluarga pensiunan akan memback-up mereka. disamping itu saat ini hanura juga mulai bisa diandalkan untuk meraih suara kaum marjinal.