Friday, 3 April 2009

Ibu, maafkan aku… (December 4th, 2005)

ibu…

pada kasihmu
tertanam kesabaran
yang takkan berkesudahan
meski pedih kau rasa

ibu…

dari setiap tetes air susumu, mengalir kebajikan
bekalku mengeja hidup dan kehidupan
hingga hadirmu slalu menentramkan
disetiap gelisah yang kurasakan

ibu…

kau terus berjuang
pastikan aku tak pernah kekurangan
walau dirimu terus terkorbankan
dalam kesakitan yang tak bermuara

ibu…

maka ijinkan aku meminta padaNya
agar aku menggantikanmu menanggung derita
walau itu hanya setitik embun
ditengah lautan samudra pengorbananmu, terhadap aku

ibu, dalam setiap hembusan nafasmu, adalah doa dilangkahku

dan, entahlah dengan apa aku harus balas kasihmu

ibu, maafkan aku

No comments:

Post a Comment