Saturday, 9 August 2008

IDE GILA KPK

beberapa hari lalu KPK melontarkan ide gila, bahwa koruptor ketika dalam penjara diberikan pakaian khusus bertuliskan "koruptor". ide ini bertujuan memberikan efek jera, tidak akan melakukan hal yang sama ketika bebas nanti & menjadi pencegah maraknya korupsi lain di negeri ini. bukan untuk mempermalukan mereka di mata masyarakat.

ide ini memang bagus, secara pribadi saya juga setuju, dengan tujuan ya itu tadi, memberikan efek jera, dan akan menjadi peringatan bagi yang lain. namun yang perlu diingat adalah bahwa negara kita adalah negara hukum yang juga melindungi hak-hak dasar setiap warga negaranya (katanya seh..). nah, kalau tau republik ini republik hukum, tentunya perlakukan terhadap koruptor itu (jika memang terealisasi) bisa melanggar hukum itu sendiri donk? KPK itu kok aneh-aneh aja. belum lagi efek psikologis yang nantinya akan ditanggung juga oleh dirinya, keluarga, kerabat dan teman2nya, ini yang lebih berbahaya dan sangt merugikan. dan tentunya dalam dimensi agama manapun memberi/menciptakan peluang saja tidak diperbolehkan apalagi mempermalukan orang lain di depan umum. mbok ya kalau punya ide itu yang keren dikit napa? nyari sensasi boleh aje asal jangan keterlaluan... aya-aya wae KPK...

para koruptor kelas kakap itu sebaiknya dicarikan hukuman lain saja yang langsung tuntas dan sedikit berefek samping setelahnya. seperti hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau diasingkan di suatu tempat terpencil namun tetap harus diperlakukan secara manusiawi.

termasuk juga mungkin para pemberi peluang, perantara, ataupun penyogok seperti artalita cs. khusus untuk artalita hukuman 5 tahun penjara itu terlalu ringan. seharusnya hukuman artalita MINIMAL 20 tahun kurungan dan bila memungkinkan hukuman gantungpun akan pantas, jika para penegak hukum itu memang bernyali. tapi ya gimana lagi... nyali mereka ga sebesar ketika menerima sogokan milyaran rupiah... ga fair kan?

jika selama ini perangkat hukumnya kurang memadai seharusnya diperbaiki donk ah... jangan hukum kolonial molo yang dipake... semua elemen yang berkompeten seharusnya slalu meng-update produk hukum yang memang tidak layak lagi dipergunakan. jangan bergantung terus dengan hukum kuno itu... masak maling kebo dengan maling duit rakyat berjumlah ratusan juta, kok hampir sama masa tahanannya... ga adil donk...

saya dan mungkin kita cuma bisa berharap agar pihak-pihak yang berkompeten dalam produk dan penegakan hukum itu benar-benar lebih sensitif dan bekerja lebih keras, agar tidak terjadi ketimpangan yang konyol. dan efek jera itu bisa terealisasi & bisa dipertanggung jawabkan.. gitu loh...

Thursday, 17 July 2008

Pasangan Capres - Cawapres RI Pemilu 2009

sudah banyak calon-calon presiden yang ingin memperebutkan posisi RI-1 dalam pemilu 2009 mendatang, namun seperti yang kita ketahui, sebagian diantara mereka kurang memenuhi kriteria dan banyak kalangan meragukan kemampuan mereka. tapi, bagaimanapun juga mereka adalah bagain dari rakyat yang mempunyai kesamaan hak untuk mencalonkan diri menjadi pemimpin negeri ini.

jika calon-calon presiden itu kini telah memproklamirkan diri dan banyak terekspose media massa, namun tidak demikian dengan cawapresnya. cawapres akan muncul beberapa saat sebelum pilpres dilaksanakan. sebagaimana kita ketahui bahwa peran cawapres yang digandeng oleh wapres sangat menentukan dalam beberapa pilpres pasca reformasi. dan siapapun mereka (capres), sepopuler apapun capres itu jika pasangan yang dirangkulnya tidak bisa mengakomodir banyak suara rakyat atau tidak merepresentasikan parpol tertentu, dengan basis massa signifikan akan mengalami kesulitan mendulang suara.

rakyat saat ini sedang mereka-reka dan menunggu siapakah capres-cawapres mendatang. mungkin terlalu dini jika saya memaparkan capres-cawapres di sini. namun tidak ada salahnya bila saya mewacanakannya.

jika boleh berandai-andai saya akan mencoba menyusun skenario capres-cawapres, yang saya mulai dari capres-cawapres terkuat hingga terlemah.

1. Susilo Bambang Yudhoyono - Megawati
jika keduanya bisa dipasangkan, (walau prosentase sangat kecil, nyaris tidak ada peluang)- maka saya pikir ini akan menutup kemungkinan menang bagi capres-cawapres lain. semua orang sudah mengetahui, keduanya adalah tokoh nasional dengan basis massa besar dan mempunyai fanatisme tinggi.

2. Susilo Bambang Yudhoyono-Sri Sultan Hamengku Buwono X
data survey jajak pendapat yang dilakukan oleh indobarometer, menunjukkan pasangan ini memperoleh suara terbanyak dibandingkan dengan pasangan-pasangan lain. walau survey itu tidak bisa dijadikan patokan. namun ini menunjukkan bahwa masyarakat masih percaya dengan kinerja SBY. kemampuannya membongkar borok-borok korupsi dan pelanggaran HAM, yang tidak dipunyai oleh presiden lain era reformasi, menjadi pertimbangan tersendiri dari masyarakat. sementara kharisma dan jiwa kepemimpinan Sri Sultan HB X bisa mengobati kerinduan masyarakat akan kebutuhan pengayoman dan pembelaan dari seorang pemimpin terhadap rakyat jelata. oleh sebab itu pasangan ini pantas menempati urutan ke-2.

3. Susilo Bambang Yudhoyono-Hidayat Nurwahid
pengalaman dan popularitas keduanya tidak diragukan lagi. gaya kepemimpinan yang khas dan berkarakter, tidak bisa disangkal lagi, banyak pemilih dan parpol (khususnya parpol kecil menengah dan baru) yang akan mendukungnya jika pasangan ini calonkan. pasangan ini juga bisa merepresentasikan pluralitas dan nilai religius bangsa ini mengikat keduanya berasal dari partai nasionalis dan partai bernuansa agamis.

4. Sri Sultan HB X - Megawati
bisa jadi pasangan ini mempunyai peluang besar mengingat popularitas "Raja Jogja" ini sedang meningkat akhir-akhir ini. rakyat juga menginginkan adanya figur baru yang bisa diandalkan, dan Sri Sultan HB X mempunyai kriteria itu. perpaduan figur Kanjeng Sultan dan Megawati dengan massa PDIP-nya akan menjadi kekuatan yang tidak terduga.

5. Susilo Bambang Yudhoyono-Habibie
jika kewibawaan, kredibilitas dan sikap moral yang kuat dipadukan dengan teknologi tinggi yang dibangun dia atas nilai-nilai religi, maka akan tercipta kekuatan dahsyat. kita tunggu saja bila tanggal mainnya.

6. Susilo Bambang Yudhoyono-Amien Rais
jika saja Amien Rais mau sedikit menurunkan egonya bukan tidak mungkin pasangan ini akan bisa meraih banyak simpati rakyat.

7. Susilo Bambang Yudhoyono - Prabowo Subiyanto
walau keduanya militer, namun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk memilih mereka. mengingat saat ini khususnya Prabowo Subiyanto mempunyai kedekatan psikologis yang tidak bisa diremehkan dengan para petani.

8. Susilo Bambang Yudhoyono-Yusril Ihza Mahendra
walau pasangan ini sangat riskan, namun bukan berarti tanpa peluang. dan merakan akan menjadi kuda hitam dalam pilpres nanti, jika benar-benar dicalonkan.

9. Megawati - Yusuf Kalla
jika golkar mau "memberi maaf" atas intrik-intrik politisi PDIP yang cenderung menyudutkan, pasangan ini juga akan menjadi momok bagi pasangan lain. namun hal itu tidak akan berpengaruh andai calon lain semisal SBY-disandingkan dengan Sri Sultan HB X. PDIP dan Golkar memang partai besar namun rakyat sudah bisa belajar dari pengalaman dan pola pikir mereka juga semakin kritis. maka itu pasangan ini tepat jika menempati urutan ke-9.

10. Megawati - Sri Sultan HB X
megawati memang anak dari seorang Presiden Terbaik yang pernah memimpin bangsa ini, namun pengaruh itu saja belumlah cukup. ini berarti dia harus bisa memperbaiki diri dan mengasah kemampuannya. jika pasangan ini bener-bener terjadi dan mampu meraih suara terbanyak, adalah kejutan yang luar biasa...

11. Megawati-Wiranto
kaum abangan dan keluarga pensiunan akan memback-up mereka. disamping itu saat ini hanura juga mulai bisa diandalkan untuk meraih suara kaum marjinal.

Wednesday, 16 July 2008

RSCM TIDAK MANUSIAWI & MONEY ORIENTED

Jakarta - Sekitar 26 pasien ditolak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapatkan rawat inap. Akhirnya, mereka dipaksa keluar dan menginap di kantor LBH Jakarta.

Pasien-pasein dan pengantarnya, yang sebagian besar merupakan pasien rujukan dari sejumlah rumah sakit daerah ini akhirnya pindah dari RSCM dengan berjalan kaki sekitar 300 meter menuju Gedung YLBHI di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (16/7/2008) pukul 11.15 WIB.

Mereka membawa tikar, kasur lipat, bantal, termos menuju ruang lobi gedung YLBHI. Sementara para pasien, yang sebagian besar pasien Poli Bedah ini, langsung terkulai dan tiduran menggelar tikar dan alas tidur, saat tiba di YLBHI.

Pasien-pasien ini berasal dari Bekasi, Tangerang, Bogor, Depok, Serang, Rangkasbitung, Lampung dan Kalimantan. Elih (19) asal Cibinong, Bogor, yang mengalami tumor di bagian perutnya mengatakan, dirinya sudah menderita sakit hingga perutnya membesar seperti orang hamil sejak dua bulan lalu.

"Tapi saya baru ke RSCM satu minggu lalu, tapi nggak dilayani dan malah disuruh pindah, sekarang kita ngungsi ke LBH aja," ujar Elih kepada detikcom lirih.

Seorang pengantar pasien mengatakan, RSCM sudah meminta mereka pindah dari ruang tunggu khusus pasien sejak dua pekan lalu. "Tapi baru hari ini kita diusir, sejak dua hari listrik dan air dimatikan, ya kami terpaksa ke sini (LBH), habis mau bagaimana lagi?" ujarnya.

Sementara advokat publik LBH Jakarta Febi Yoanesta mengatakan, tindakan RSCM melanggar Pasal 28 huruf h UUD 1945, melanggar Peraturan Menkes No 159/Menkes/SK/Per/II/1998 tentang Rumah Sakit dan Peraturan Menkes No 1333/Menkes/SK/XII/1999 tentang Standar Pelayanan RS, melanggar kode etik RS Indonesia, serta mengancam keselamatan pasien yang ditolak rawat inap.

"Ini pelanggaran HAM dan hak pasien, oleh sebab itu, kami atas nama pasien akan mengadukan ke Komnas HAM siang ini pukul 14.00 WIB. Kita sudah janji akan ketemu Pak Ridha Saleh," kata Febi kepada detikcom.

Menurut Febi, ke-26 pasien rujukan RSUD ini ditolak RSCM dengan alasan tidak ada ruangan yang kosong dan terbatasnya SDM atau tim medis. Pihak rumah sakit mempersilakan pasien dan keluarga pengantar pindah di ruang tunggu sementara. Namun ruang itu tidak memiliki fasilitas medis.

"Karenanya, banyak pasien menjadi semakin parah penyakitnya, bahkan sampai ada dua pasien yang meninggal di ruangan itu," jelasnya.(zal/fay)

sumber : detik.com/14 Juli 2008/di posting pukul 14.18 WIB
Judul Asli : Diusir RSCM, 26 Pasien Ngungsi ke LBH
Koresponden : M. Rizal Maslan